3 Cara Mendidik Anak Yang Baik Semenjak Dalam Kandungan

 taat dan patuh sepertinya jadi idaman semua orangtua ya Mak 3 Cara Mendidik Anak Yang Baik Sejak Dalam Kandungan
cara mendidik anak yang baik

Mendapatkan anak yang baik, pintar, taat dan patuh sepertinya jadi idaman semua orangtua ya Mak. Yang jadi permasalahan ialah sejauh apa ikhtiar yang dilakukan orangtua semoga harapan itu terwujud? Bukankah katanya anak ialah menyerupai kanvas, akan menyerupai apa ia kelak tergantung bagaimana orangtua memperlihatkan gesekan diatasnya. Nah, ternyata mendidik anak tidak hanya dilakukan ketika anak dilahirkan lho. Mendidik anak sanggup dilakukan jauh sebelum itu, semenjak ia masih dalam kandungan. Apa saja yang sanggup dilakukan? Akan saya bahas diulasan kali ini perihal 3 cara mendidik anak yang baik semenjak dalam kandungan.


3 Cara Mendidik Anak Yang Baik Sejak Dalam Kandungan


Buat saya, salah satu momen hidup yang membahagiakan ialah ketika melihat 2 strip garis merah di pagi hari. Ya, hamil. Saking bahagianya rasanya susah digambarkan bagaimana perasaaannya ketika itu. Kebahagiaan ketika hamil tentu harus dibarengi dengan rasa syukur ya Mak. Ingatlah, bahwa begitu banyak perempuan disekitar kita yang sudah lama, bertahun-tahun menanti hadirnya si jabang bayi dalam rahimnya. Rasa syukur itu juga yang jadi alasan berpengaruh kita untuk sanggup menjaga amanah besar dari Tuhan ini, dengan cara mendidiknya dengan baik. Dan mendidik sanggup dilakukan semenjak anak masih dalam kandungan. Kali ini saya akan mengulas 3 cara yang sanggup Mak lakukan untuk mendidik anak semenjak dalam kandungan sesuai tuntunan dalam agama Islam.


Baca juga : 4 Manfaat Menggendong Bayi yang Menakjubkan


Perbanyak  Membaca Alqur’an


Hal penting yang harus dilakukan oleh ibu hamil ialah semakin mendekatkan diri kepada Allah swt, salah satu caranya ialah dengan memperbanyak membaca Alqur’an. Alqur’an dijuluki sebagai syifa, artinya penawar/obat, alasannya ialah memperlihatkan imbas ketenangan pada orang yang membacanya. Saat ibu hamil mendapat ketenangan hati, tentu ini memperlihatkan imbas yang positif untuk kehamilan dan janin.


Mak, meskipun masih berada dalam kandungan, di usia 4 bulan fungsi telinga bayi sudah berfungsi dengan baik lho. Kaprikornus bayi sanggup mendengar bunyi dari luar, dan memperlihatkan respon secara langsung. Termasuk ketika Mak membaca Alqur’an, otomatis bayi pun mendengarkannya. Dengan begitu dibutuhkan akan terbentuk kedekatan secara emosional antara anak dengan alquran kelak.


Baca juga : Bermain yang Asyik dengan Anak Tak Harus Mahal


Perbanyak Doa


Mak, kalau mau nasi gorengnya pedas niscaya akan minta ke tukang nasi goreng untuk menambahkan cabai kan? Nah, analogi yang sama dalam hal mendidik anak. Saat kita ingin semoga anak kita nanti terlahir jadi anak yang baik, maka minta saja pada Yang Menciptakan anak, yaitu kepada  Allah swt. Inilah kekuatan doa, menyerupai yang dikisahkan dalam Quran bagaimana Istri Imran berdoa penuh kekhusyukan kepada Allah meminta semoga anak yang dilahirkannya menjadi anak yang taat. Maka apa yang terjadi? Allah kabulkan doanya, terlahirlah Siti Maryam yang sangat taat, bahkan ketaatannya itulah hasilnya Allah memilihnya menjadi perempuan yang melahirkan Nabi Isa as.


Jadi Mak, perbanyak doa ya ketika hamil. Lebih dekatkan diri kepada Allah, mintalah semoga kelak bawah umur yang kita lahirkan menjadi anak yang baik.


Hindari Perilaku dan Kebiasan Buruk


Saat hamil, ibu dan janin sangat dekat. Kedekatan ini tidak hanya kedekatan fisik saja, tapi juga dari sisi emosional. Saat ibu merasa sedih, bayi juga konon merasa sedih. Saat ibu merasa gembira, bayi juga mencicipi hal yang sama. Itulah mengapa, ibu hamil harus cendekia mengontrol emosinya. Termasuk sikap dan kebiasan yang dilakukan ibu semasa hamil juga memperlihatkan imbas kepada janin. Perilaku dan kebiasaan jelek yang dilakukan ibu selama hamil ternyata juga memperlihatkan dampak eksklusif kepada bayi. Merokok, salah salah satu kebiasaan jelek yang sekarang mulai banyak dilakukan oleh waniita. Kebiasan ini tidak hanya mengancam kesehatan ibu dan janin , tapi  juga memperlihatkan dampak psikologis bagi janin.


Baca juga : Cara Efektif untuk Melatih Anak Menjadi Pendengar yang Baik


Untuk menandakan kiatnnya, pernah dilakukan sebuah penelitian melalui USG pada ibu hamil yang merokok untuk melihat bagaiaman reaksi sang janin terhadap sikap ibunya. Hasilnya mengejutkan, ternyata janin terlihat melaksanakan gerakan tidak beraturan yang memperlihatkan bahwa si janin merasa gelisah dan tak nyaman.


Jadi Mak, ketika kita ingin anak kita terlahir menjadi pribadi yang baik maka kita sanggup upayakan itu semenjak ia dalam kandungan. Memperbanyak baca alqur’an, dan doa serta menghindari sikap jelek ialah beberapa cara mendidik anak yang baik yang sanggup Mak lakukan semenjak anak dalam kandungan. Semoga Allah karuniakan kita dengan buah hati yang tidak hanya lucu menggemaskan tapi juga membanggakan ya Mak. Aamiin







style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
data-ad-client="ca-pub-8141154296359490"
data-ad-slot="2001569018">